Tangerang, lensafokus.id - Tim Taraweh Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengunjungi rumah ibadah yang sedang dalam proses pembangunan, Masjid Al-Barkah, Kampung Rancabalong, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Rabu (12/3/2025) malam. Tim Tarling Pemkab yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Soma Atmaja ini sekaligus untuk memberikan bantuan pembangunan masjid tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi tahunan yang telah dilaksanakan Pemkab Tangerang selama puluhan tahun. Proses pembangunan, Masjid Al-Barkah ini menjadi bukti bahwa masyarakat sangat peduli terhadap keberadaan rumah ibadah.
"Ini adalah bukti bahwa masyarakat di sini bergerak bersama-sama untuk mewujudkan masjid yang luar biasa, yang kelak akan menjadi pusat peradaban bagi masyarakat sekitar," ujar Soma Atmaja
Kata dia, Masjid Al-Barkah, yang sedang dalam tahap pembangunan menjadi simbol semangat dan kebersamaan masyarakat setempat. Soma menambahkan, bantuan Pemkab Tangerang yang diberikan ini sebagai stimulan untuk mempercepat pembangunan masjid tersebut.
“Seperti biasa, ini sebagai bagian dari komitmen Pemkab Tangerang untuk mendukung pembangunan masjid dan fasilitas keagamaan lainnya di wilayah ini,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan, Soma mengatakan tarawih keliling juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat. Dalam suasana santai, Soma Atmaja berbincang dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kecamatan Cisoka dan Desa Cisoka.
Lebih jauh, dia juga mengatakan kunjungan Tim Tarling Pemkab Tangerang ini adalah untuk membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Ia berharap agar kemestri antara masyarakat dan pemerintah daerah, serta antara ulama dan masyarakat, terus terjalin dengan baik.
"Kami ingin memastikan bahwa komunikasi terus berjalan, dan setiap aspirasi dari masyarakat bisa kami dengar langsung. Kami juga berharap agar kerjasama antara masyarakat dan ulama tetap terjaga, karena itu adalah kunci keberhasilan dalam membangun peradaban di daerah ini,” tambahnya.
Pihaknya berharap pembangunan Masjid Al-Barkah dapat berjalan lancar dan segera selesai, sehingga dapat menjadi pusat ibadah dan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat sekitar.
"Pembangunan masjid yang berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cisoka," pungkasnya. (Red)4
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama PIK menyerahkan bantuan bedah rumah untuk anak bernama Alika, seorang anak warga Kecamatan Kosambi, dan juga memberikan bantuan untuk para anak yatim di 6 Kecamatan, bantuan gerobak dan bantuan lainnya bagi para pelaku UMKM. Kamis, (13/3/2025).
Bupati Maesyal mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada PIK atas kepedulian dan bantuannya kepada masyarakat sekitar melalui berbagai program sosial, termasuk pembangunan rumah beserta isinya bagi Alika. Selain itu, fasilitas lain seperti air bersih dan listrik juga telah dipasangkan guna menunjang kehidupan keluarga Alika.
"Tak hanya itu, ibu Alika, Ibu Novi, yang sebelumnya memiliki usaha menjahit, juga mendapat bantuan berupa mesin jahit agar dapat kembali menjalankan usahanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini akan disalurkan melalui perwakilan PIK, Pak Restu, yang memastikan bahwa mesin jahit akan dikirim secepatnya," katanya.
Selain bantuan rumah dan usaha, pendidikan Alika juga menjadi perhatian utama. Sebagai siswa Alika tetap mendapatkan kesempatan belajar selama masa pemulihannya dengan fasilitas laptop dari PIK. Guru-gurunya juga telah memberikan izin untuk mengikuti pembelajaran dari rumah.
Untuk itu, dirinya secara langsung juga meminta kepada PIK agar mendukung pendidikan Alika hingga jenjang perguruan tinggi, dan telah disanggupi oleh pihak PIK melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Saya juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi PIK dalam berbagai program sosial lainnya, seperti bantuan bedah rumah di beberapa lokasi lain, pengadaan pompa air untuk mengurangi risiko banjir, serta program ketahanan pangan dengan penyediaan bibit melon dan anggur di wilayah Desa Selembaran Jaya. Selain itu, PIK juga telah berperan dalam program penanganan stunting dan penyediaan sarana air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang," terangnya.
Selanjutnya pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim yang berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Tangerang, serta bantuan gerobak bagi pelaku umkm, dan bantuan permodalan yang bertempat di Kecamatan Kosambi.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang mengapresiasi komitmen PIK dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Semoga kerja sama ini terus berjalan dan memberikan manfaat luas bagi warga sekitar," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyerahkan bantuan sarana Produksi pertanian Budidaya Jahe Merah dan Kunyit serta penanaman Kunyit Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2025 – 2030.
Bantuan tersebut diserahkan kepada 19 Kelompok Tani (Poktan) Pemberian bantuan dan Kegiatan penanaman bibit Kunyit dan Jahe Merah di pusatkan di taman Eduwisata Desa Emas Desa Sodong, Kamis (13/03/2025).
Kedatangan Wakil Bupati Tangerang tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Kepala Desa Sodong dan perangkat Daerah lainnya, tak lupa juga para ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Agradipa Desa Sodong dan para tamu undagan lainnya.
Setelah disambut kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan, sekitar pukul 08.00 WIB, orang nomor dua di Kabupaten Tangerang tersebut langsung mengujungi lokasi taman ternak, peternakan Kambing, Sapih dan Itik yang berada di lokasi taman Eduwisata Edelweis Desa Sodong, sekitar 10 menit berkeliling melihat ternak, Wakil Bupati Tangerang langsung menghadiri acara seremonial penyerahan bantuan bibit jahe dan kunyit.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan setelah minggu kemarin pemerintah daerah Kabupaten Tangerang yang di hadiri langsung Pak Bupati Tangerang telah memberikan bantuan benih jagung pulut dan sarana produski pertanian di 20 kelopok tani di Kabupaten Tangerang, dan pada
hari ini kembali kami memberikan bantuan benih Kunyit dan jahe Merah dan Sarana Produksi pertanian kepada 19 Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Tangerang, seperti di Kecamatan Tiagaraksa, Jambe, Solear, Legok, Rajeg, Pasar kemis, Kronjo, Kemiri, Teluknaga, Pakuhaji dan Kosambi.
“Bahwa pada hari ini juga akan dilaksanakan penanaman bibit kunyit di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan ini merupakan langkah nyata kita dalam mengembangkan budidaya tanaman herbal di Kabupaten Tangerang. Semoga kedepannya Kabupaten Tangerang akan memiliki sentra-sentra tanaman herbal mulai dari budidaya sampai kepada hasil olahannya,”ucap Wakil Bupati Tangerang.
Ia lanjutkan, Tanaman herbal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, hingga mengobati berbagai penyakit, serta dapat digunakan sebagai bahan makanan dan minuman. Sebagian besar manfaat jahe merah berasal dari kandungan minyak atsiri atau minyak esensial dan senyawa bioaktif di dalamnya.
Selain bekerja sebagai antioksidan, senyawa bioaktif tersebut juga berperan sebagai antiradang, antibakteri, antijamur, dan antikanker. Jahe juga mengandung zat yang dapat meredakan nyeri dan demam secara alami. Manfaat kunyit untuk kesehatan tubuh telah dipercaya sejak lama dan kerap dijadikan pengobatan tradisional. Kandungan kurkumin yang terdapat pada rimpang kunyit memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya mencegah terbentuknya plak di dalam pembuluh darah.
Wakil Bupati Ibu Intan Juga menambahkan, Selain itu kami juga memberikan bantuan kepada kelompok tani berupa, pupuk, gerobak, vestisida, serta alat pertanian yang dibutuhkan para petani.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menambahkan peningkatan produksi pertanian untuk menuju swasembada pangan dapat menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan perekonomian yang kuat, produktif dan berdaya saing.
Selain itu kita juga dituntut untuk mampu melakukan diversifikasi pertanian, bukan hanya komoditas sumber pangan pokok tapi juga komoditas pertanian lain yang memiliki nilai manfaat yang besar serta nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu komoditas yang saat ini sedang naik daun adalah tanaman herbal.
“Sekitar 4 tahun yang lalu kita ketahui bersama, pasca Pandemi Covid 19 tingkat kesadaran masyarakat akan pola hidup yang sehat semakin meningkat, termasuk upaya untuk menjaga imunitas tubuh agar selalu dalam kondisi terbaik,” katanya
“Saat ini kita berada di lahan pertanian yang diolah oleh Kelompok Tani Sodong Pulo, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa untuk melaksanakan penyerahan simbolis Bantuan Sarana Produksi Jahe Merah dan Kunyit serta penanaman kunyit.
“Penyerahan bantuan ini merupakan acara simbolis kedua dalam rangka Program 100 Hari Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2025-2030 setelah seminggu yang lalu dilakukan penyerahan simbolis,” katanya.
Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2025-2030, setelah seminggu yang lalu dilakukan penyerahan simbolis bantuan sarana jagung pulut oleh Bapak Bupati di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya.
Selain di lokasi ini, pemberian bantuan sarana produksi pertanian budidaya tanaman herbal jahe merah dan kunyit ini juga akan dilaksanakan di 19 (sembilan belas) kelompok tani lainnya yang berada di Kecamatan Jambe, Solear, Legok, Rajeg, Pasar Kemis, Kronjo, Kemiri, Teluknaga, Pakuhaji, dan Kecamatan Kosambi.
Bantuan sarana produksi pertanian yang akan diberikan kepada kelompok tani merupakan stimulan untuk budidaya tanaman herbal jahe merah dan kunyit pupuk Organik, Dolomit, Herbisida, Karung Plastik, Timbangan Digital, Selang Air;Cangkul dan Golok, dengan luas lahan 1000 M2.
“Selain itu akan diserahkan juga alat mesin pertanian berupa 3 unit cultivator , 3 unit handsprayer dan 8 unit pompa air 3 inch yang pendistribusiannya disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok tani,” katanya. (Anwar)
Tangerang Selatan, lensafokus.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Disdikbud Tangsel) memberikan klarifikasi terkait isu pengeluaran siswa di SDN Ciater 2 yang diduga terkait dengan kritik orang tua terhadap dugaan pungutan liar. Klarifikasi ini disampaikan pada Senin, (10/3/2025).
Disdikbud Tangsel menegaskan bahwa mereka tidak pernah memberikan arahan atau instruksi kepada pihak sekolah untuk mengeluarkan siswa hanya karena kritik yang disampaikan oleh orang tua. "Setiap kebijakan yang diambil oleh sekolah harus selalu berdasarkan pada aturan yang berlaku dan mengutamakan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan," demikian pernyataan resmi dari Disdikbud Tangsel.
Selain itu, Disdikbud Tangsel juga menyatakan bahwa setiap laporan atau keluhan terkait dugaan pungutan liar akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Mereka berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang transparan dan bebas dari segala bentuk pungutan yang tidak sesuai ketentuan.
"Kami juga menegaskan bahwa setiap laporan atau keluhan yang berkaitan dengan dugaan pungutan liar akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang transparan dan bebas dari segala bentuk pungutan yang tidak sesuai ketentuan," ujar pihak Disdikbud Tangsel.
Disdikbud Tangsel juga menekankan keterbukaan mereka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. "Kritik yang konstruktif sangat dibutuhkan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Kami mendorong masyarakat untuk terus aktif memberikan saran yang membangun," tambah mereka.
Untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan atau laporan, Disdikbud Tangsel mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua siswa, untuk menggunakan saluran resmi yang telah disediakan. Hal ini penting agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara objektif, adil, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Kami mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua siswa, untuk menyampaikan keluhan atau laporan terkait layanan pendidikan melalui saluran resmi yang telah disediakan. Hal ini penting agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara objektif, adil, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," jelas Disdikbud Tangsel.
Dengan klarifikasi ini, Disdikbud Tangsel berharap dapat meluruskan informasi yang beredar dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Mereka juga berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga kondusivitas dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menggalakkan Tarawih Keliling (Tarling) untuk memastikan kelancaran semua rangkaian ibadah di bulan Ramadan bagi umat Islam. Selain itu, untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Falah, Desa Talaga Sari, Selasa (11/03/2025), dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tangerang adalah Achmad Kasori mewakili Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.
Dalam sambutannya, Achmad Kasori mengatakan, Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan, yang sangat dinantikan dan dirindukan. Dia meminta masyarakat untuk menjalani ibadah dengan melaksanakan puasa dan amalan lainnya yang bernilai pahala.
"Melalui kegiatan Tarawih keliling, kami ingin memastikan seluruh umat muslim dapat melaksanakan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya dengan lancar dan kondusif. Masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat majemuk, baik dari agama, suku, bahasa dan oleh karenanya kehidupan beragama harus berlangsung dengan baik dalam bingkai saling hormat menghormati dan saling menghargai dengan pemeluk agama lainnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selain pada Tarawih Keliling, pihaknya juga mengunjungi beberapa mesjid yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang untuk melaksanakan tarawih berjamaah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan kepada setiap masjid yang dikunjungi.
“Selain kunjungan dan melaksanakan tarawih keliling kami juga melihat kondisi fisik mushala atau masjid, sehingga setiap masjid yang kita kunjungi akan diberikan bantuan yang bisa bermanfaat untuk kegiatan masjid. Untuk penggunaanya sendiri tergantung dari hasil musyawarah pengurus masjid dan anggota, apakah ingin melakukan renovasi atau pembangunan fisik tergantung kebutuhan masjidnya sendiri,” jelasnya.
Ia berharap dengan kegiatan tarawih keliling dan pemberian bantuan tersebut bisa secara langsung memberikan kenyamanan, keamanan dan kondusifitas kepada masyarakat serta lebih mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dengan Pemerintah.
“Dengan kegiatan ini kami berharap kondisi mushala atau masjid bisa terbantu menjadi lebih baik dan layak untuk digunakan baik sarananya atau tempat wudhu yang memang sangat penting bagi masyarakat. Semoga kita semua juga bisa lebih baik lagi baik dalam amal ibadah maupun kepedulian antar umat,” harapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Media Sosial di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Tangerang, Rabu (12/3/2025). Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh sekretaris kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang Prima Saras Puspa menegaskan, setiap kecamatan perlu mengoptimalkan penyajian informasi kepada masyarakat melalui media sosial.
"Kecamatan perlu lebih aktif memberikan informasi atau pemberitaan baik melalui media sosial kecamatan dan juga untuk kami publish melalui media sosial Pemerintah Kabupaten Tangerang," tuturnya.
Selain itu, rapat tersebut juga turut membahas terkait SP4N-Lapor!, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 serta implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Tigaraksa Dicky Burhanuddin mengatakan melalui kegiatan evaluasi ini untuk mengetahui sejauh mana permasalahan serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan dalam mencapai tujuan.
"Setelah evaluasi ini kami akan tindaklanjuti di kantor kecamatan masing-masing. Kami akan memprioritaskan lagi untuk menjembatani informasi antara pemerintah dan juga masyarakat," ucapnya.
Dicky menuturkan minimnya akses internet saat ini masih menjadi salah satu kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan jawaban dengan cepat dari SP4N-Lapor!.
Melalui kegiatan ini, ia berharap kedepannya dapat meningkatkan sinergitas antara kecamatan dan juga perangkat daerah dalam memaksimalkan informasi dan juga pelayanan kepada masyarakat. (Red)