Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak kepada warga Desa Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan, dan sekitar untuk mengisi bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan dengan menjalankan ibadah dan amalan-amalan serta meningkatkan kepedulian sosial. Hal itu disampaikan dalam safari Ramadan di Masjid Jami At-Taqwa Kampung Jaha Mandiri, Desa Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan, Jumat malam (14/3/25).
"Mari kita isi bulan yang penuh berkah dan ampunan ini dengan ibadah khusuk dan meningkatkan kepedulian sosial," kata Wabup Intan Nurul Hikmah.
Wakil bupati perempuan pertama Tangerang ini menuturkan, melalui kegiatan safari Ramadan, pihaknya ingin memastikan seluruh umat Muslim dapat menjalakan ibadah puasa di bulan suci ramadan 1446 H dengan lancar dan kondusif. Selain itu, dia ingin bersilahturahmi sekaligus mendengarkan langsung berbagi aspirasi masyarakat yang disampaikan.
"Di momentum yang baik ini, saya (Intan) atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melaksanakan kunjungan di beberapa masjid sekaligus bersilaturahmi dan berinteraksi dengan warga sekitar," jelasnya.
Menurut dia, Kabupaten Tangerang memiliki masyarakat yang majemuk baik dari segi suku, agama dan bangsa. Keharmonisan dan kondusifitas yang menjadi salah satu faktor keberhasilan pembangunan harus tetap dijaga bersama.
"Mari kita menjaga keharmonisan, ketentraman, Kebersamaan, toleransi serta memperkuat Ukuwah Islamiyah di wilayah Kabupaten Tangerang," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan bantuan keagamaan dari pemerintah daerah kepada masjid Jami At-Taqwa Kp.Jaha Mandiri Desa Malang Nengah sebesar Rp. 20.000.000. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Baznas menyalurkan bantuan hingga Rp139 juta untuk masyarakat Kecamatan Solear. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Ikhlas, Desa Pasangrahan, Kecamatan Solear, Jumat (14/3/2025) malam.
"Pemkab Tangerang menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta dan Baznas Kabupaten Tangerang sebesar Rp119 juta untuk masyarakat Kecamatan Solear. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk fakir miskin, guru ngaji, beasiswa, serta perbaikan masjid-masjid," ungkap Soma.
Soma mengatakan, dana yang bersumber dari umat ini diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat.
"Ini adalah dana dari umat, yang bergulir kembali untuk umat. Mudah-mudahan ini bisa membangun motivasi dan semangat bagi masyarakat yang menerima bantuan," jelasnya.
Labih lanjut, dia mengatakan bahwa Tarawih Keliling (Tarling) ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat setempat. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan berbagai harapan dan keinginan mereka terkait pembangunan serta peningkatan fasilitas di wilayah mereka secara langsung kepada pemerintah daerah.
"Kita tadi sudah mendengar harapan-harapan mereka. Mudah-mudahan ke depan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa mewujudkan itu semua. Mohon doanya," ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas terlaksananya acara Tarling tersebut, yang sekaligus menjadi pertemuan terakhir tim Tarling Kabupaten Tangerang tahun ini.
"Alhamdulillah, hari ini tim 3 Tarling Kabupaten Tangerang sudah bersilaturahmi dengan masyarakat di Desa Pasangrahan, Kecamatan Solear. Ini mungkin Tarawih kita yang resmi, yang terakhir untuk tim," ungkapnya di lokasi. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Posko Validasi Tiket Mudik Gratis Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang hingga hari keempat pukul 15.00 WIB, sudah melayani 2.232 data pemudik, Jumat (14/3/25).
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menyatakan, sejak hari pertama ratusan masyarakat dari Jabodetabek berdatangan, melakukan validasi data pemudik atau penukaran tiket fisik.
Tercatat, hari pertama Selasa (11/3) ada 368 data pemudik terlayani, kedua Rabu (12/3) ada 763 data terlayani, ketiga Kamis (13/3) dengan 601 data terlayani dan Jumat (14/3) per pukul 15.00 wib sudah di 500 data pemudik tervalidasi.
"Pendaftaran tiket mudik gratis masih akan dibuka hingga 23 Maret mendatang. Kuota dibuka secara bertahap setiap harinya pukul 08.00 wib, dan akan ditutup jika sudah terpenuhi. Begitu juga posko validasi akan dibuka hingga 23 Maret pukul 16.00 wib mendatang," ungkap Suhaely.
Ia pun menjelaskan, tahun ini tersedia 21.536 kuota atau tiket yang dibuka secara umum untuk wilayah Jabodetabek, dengan 31 kota tujuan arus mudik, sembilan asal arus balik dan lima kota arus mudik dan balik dengan sepeda motor.
"Alurnya, setelah masyarakat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Mitra Darat, masyarakat dapat melakukan validasi data di enam posko validasi, salah satunya Kantor Dishub Kota Tangerang,” jelas Suhaely,
Sebagai informasi, berikut syarat dan ketentuan pendaftaran mudik gratis Kemenhub:
1. Pendaftaran hanya secara online
2. Satu akun dapat mendaftarkan maksimal 3 anggota keluarga dengan total 4 peserta dalam satu akun.
3. Peserta wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah pada saat mendaftar (KTP/KK)
4. Peserta hanya bisa memilih satu kota tujuan mudik, dan satu terminal keberangkatan
5. Peserta hanya diberikan waktu H+3 hari setelah tanggal pendaftaran, untuk melakukan registrasi/validasi ulang di posko yang telah ditentukan
6. Apabila lewat H+3 peserta tidak melakukan validasi ulang, maka data peserta dianggap gugur dan tidak bisa mendaftar ulang (NIK akan diblok oleh sistem)
7. Peserta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani pada saat keberangkatan arus mudik
8. Peserta wajib datang minimal satu jam sebelum jam keberangkatan.
(red)
TANGERANG, lensafokus.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan penjualan minuman keras (miras) oleh sebuah depot jamu di Kecamatan Balaraja, Kamis (13/03/2025).
Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, mengungkapkan bahwa Tim Unit Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penertiban.
"Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pengecekan terhadap beberapa depot jamu yang dilaporkan warga di Kampung Saga, Kecamatan Balaraja. Dalam pemeriksaan, ditemukan sejumlah botol miras yang diduga diperjualbelikan tanpa izin resmi," ucapnya.
Barang bukti miras yang ditemukan langsung diamankan, sementara pemilik depot mendapatkan peringatan tegas agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut.
Kasatpol PP menegaskan bahwa Satpol PP akan terus meningkatkan pengawasan guna mencegah peredaran miras ilegal yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
"Kami mengapresiasi kepedulian warga dalam menjaga ketertiban lingkungan. Satpol PP akan terus melakukan patroli dan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku," tambahnya.
Tak hanya penindakan, kata Agus, pihaknya juga berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dengan menggencarkan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar tidak menjual minuman beralkohol secara ilegal.
Edukasi mengenai dampak negatif peredaran miras tanpa izin juga akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Tindakan tegas ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kekhusyukan ibadah selama Ramadan.
Dengan lingkungan yang lebih kondusif, lanjut Agus, warga diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang.
"Kami selalu mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban dengan melaporkan setiap dugaan pelanggaran. Aduan dapat disampaikan melalui kanal resmi yang tersedia, guna memastikan keamanan dan kenyamanan bersama tetap terjaga," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik lokasi di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (14/3/2025).
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Sukri, mengatakan pihaknya telah menurunkan sejumlah personel di lima titik lokasi.
"Kami melakukan pengaturan lalu lintas di 5 titik lokasi yaitu di simpang RS Qadr, simpang Islamic Village, simpang Kelapa Dua, simpang RS Siloam Kelapa Dua, dan juga simpang PT Sosro," ucapnya.
Sukri mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas. Terdapat 4-5 personil yang bertugas di tiap titik lokasi.
"Harapannya melalui upaya ini dapat memberikan kelancaran pada arus lalu lintas untuk menjaga keamanan dan juga kenyamanan para pengendara," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka pelatihan Emak-Emak Melek Teknologi (Matic).
Sebanyak 90 emak-emak mengikuti program pelatihan yang digelar pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Tiktok by Tokopedia dalam menginisiasi program Emak-Emak Matic (Melek Teknologi) di kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi kegiatan pelatihan ini yang merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Pemkab Tangerang, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Tiktok by Tokopedia.
"Atas nama pemerintah daerah saya apresiasi atas terselenggaranya program ini, sehingga ibu rumah tangga dapat memanfaatkan teknologi guna mendapatkan penghasilan tambahan," ungkap Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah saat membuka pelatihan di Vega Hotel Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (14/03/2025)
Menurut Intan, tidak dipungkiri bahwa kesetaraan gender dan perempuan saat ini belum sepenuhnya tercapai. Dapat dilihat dari berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, politik dan pemerintahan. Jumlah perempuan di kabupaten Tangerang yang saat ini terdata dalam Serikat PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) sebanyak 545 perempuan.
Dia berharap melalui kegiatan pelatihan ini, kaum perempuan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatakan kesejahteraannya
"Berharap dengan adanya pelatihan kali ini, perempuan dapat memanfaatkan sektor ekonomi kreatif berbasis digital sehingga perekonomiam emak-emak dapat meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Rida, salah satu peserta pelatihan Emak-Emak Matic menuturkan sangat antusias dan menambah ilmu baru sektor pemanfaatan teknologi digital.
"Pelatihan yang sangat bermanfaat, terutama kami (Emak-Emak) yang awalnya hanya sebagai konsumsi teknologi, dengan hadirnya program pelatihan ini kita dapat memanfaatkan dan menjadi nilai ekonomi keluarga," pungkasnya. (Red)