Kota Tangerang, lensafokus.id -- Masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-32 Kota Tangerang, masyarakat banyak menyampaikan harapannya. Terlebih, Kota Tangerang baru saja menyambut kepemimpinan baru Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono.
TANGERANG, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengeluarkan penyesuaian jam kerja di bulan Ramadan. Hal tersebut tertuang pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 2 tahun 2025 tentang Hari dan Jam kerja Aparatur Sipil Negara.
TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan sinergitas tim gugus tugas dalam Pemenuhan Hak Anak (PHA) untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di lingkungan Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koodinasi Gugus Tugas KLA di lingkungan Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Ibis Hotel Gading Serpong, Kamis (27/2/2025).
"Dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak diperlukan kerja sama lintas sektor serta penguatan kapasitas gugus tugas Kabupaten/Kota Layak Anak, agar anak dapat terlindungi serta hak-haknya dapat terpenuhi dengan baik," tuturnya.
Kegiatan rapat koordinasi ini juga merupakan evaluasi PHA dan KLA di lingkungan Kabupaten Tangerang dan sebagai upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.
"Kita juga telah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA dan menerbitkan beberapa Peraturan dan Kebijakan serta dukungan anggaran program Kabupaten Layak Anak," katanya.
Sekda mengimbau kepada seluruh unsur perangkat daerah selaku anggota Gugus Tugas Kabupaten Tangerang Layak Anak agar dapat memfasilitasi pemenuhan hak-hak anak dan mendukung program Kebupaten Tangerang Layak Anak.
Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Asep Suherman mengatakan, terdapat lima klaster Kabupaten Layak Anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.
Kelima klaster tersebut, Asep menuturkan, perlu dioptimalkan dan perlunya memperkuat komitmen tim gugus tugas. Sebab untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak ini menjadi tanggung jawab semua perangkat daerah.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komitmen para gugus tugas serta lintas sektor terkait, sehingga nantinya dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik serta dapat membantu menyukseskan program Kabupaten Layak Anak (KLA)," ucapnya.
Diketahui, Kabupaten Tangerang telah meraih Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan predikat Madya sebanyak lima kali. Prestasi tersebut diharapkan dapat ditingkatkan dengan meraih predikat Nindya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Trend investasi di Kabupaten Tangerang semakin meningkat dan berjalan baik. Berdasarkan data realisasi investasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Investasi/BKPM pada tanggal 31 Januari tahun 2025, pencapaian realisasi investasi Kabupaten Tangerang secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2024 mencapai Rp26,2 triliun.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Aji Januardhi Nurogo menyampaikan, realisasi itu terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
"Tahun 2024 untuk PMDN mencapai 64,2% dari total investasi diangka Rp16,8 triliun sedangkan PMA kita mencapai 35,8% dari total investasi diangka Rp9,4 triliun," ungkapnya saat diwawancarai tim Diskominfo, Jumat (28/02/2025).
Ia menyampaikan, sektor penyumbang PMDN dan PMA ini didominasi sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran. Menurutnya, dengan angka tersebut menandakan bahwa nilai investasi di Kabupaten Tangerang semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun 2020 jumlah realisasi investasi kita periode Januari-September berada diangka Rp16 triliun, lalu merangkak naik di tahun 2021 ke Rp18 triliun, lalu ke Rp20 triliun di tahun 2022, serta meningkat di tahun 2023 diangka Rp22,8 triliun. Ini menunjukkan tren sangat positif untuk Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Kendati demikian pihaknya akan terus menggali potensi investasi dan memberikan pelayanan yang maksimal tanpa membeda-bedakan jenis investasinya. Semoga ini dapat meningkatkan perekonomian daerah sekaligus secara mampu menggeliatkan sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, dalam memudahkan pelayanan publik, DPMPTSP merencanakan penambahan Gerai Pelayanan Publik di Intermoda Kecamatan Cisauk.
"Dengan penambahan Gerai Pelayanan Publik ini diharapkan masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya yang memiliki tempat tinggal jauh dari pusat pelayanan agar lebih cepat, mudah, terjangkau, nyaman, dan aman dalam mengurus berbagai keperluan administrasi yang diperlukan," katanya. (Red)
Magelang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan langsung tancap gas untuk pelaksanaan program 100 hari kerja usai mengikuti retreat di Akmil Magelang. Hal tersebut diungkapkan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang seusai mengikuti penutupan retret kepala daerah dan wakil kepala daerah di Akmil Magelang, Jum'at (28/02/25).
"Saya dan Bu Intan kembali akan merapatkan barisan seluruh OPD untuk langsung melaksanakan program 100 hari kerja yang telah disusun pasca mengikuti retreat," kata Bupati Tangerang yang akrab dipanggil Rudi Maesyal.
Menurut dia, ada 5 prioritas program dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing. Program prioritas dalam 100 hari kerja ini sejalan dan selaras dengan program pemerintahan Prabowo dan Gibran.
"Ada 5 program unggulan yang akan saya dan bu Intan lakukan segera setelah mengikuti retret ini dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing," tandasnya.
Adapun 5 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang adalah pemerintahan yang inovatif, maju dan smart (PRIMA), program sosial ekonomi kerakyatan dan daerah (PROSPEK), telenta unggul dan generasi sehat (TUNTAS), sekolah terpadu ramah anak (SETARA) dan sistem lingkungan yang aman ramah dan berkesinambungan (SELARAS).
Selanjutnya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menceritakan pengalamannya saat mengikuti retreat. Banyak hal yang ia dapatkan, selain ajang silahturahmi, saling berbagai ilmu dan pengetahuan sangat membantu dalam pembangunan daerah masing-masing.
"Selain sebagai ajang silahturahmi, melalui retret ini, kita bisa saling tukar informasi dan pengalaman yang berharga dalam rangka membangun daerah," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan kehadirannya menyusul Bupati Tangerang adalah untuk mengikuti ketentuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri RI yang mengadakan retreat bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah.
"Bangun subuh, persiapan fisik dan mental untuk menerima materi yang akan diberikan kembaran," ungkap Intan.
Menurut dia, pelaksanaan retreat sangat penting bagi kepala daerah dan juga wakil kepala daerah sehingga setiap kepala daerah juga bisa saling bertukar pikiran dan mengenal satu dengan lainnya.
"Setiap kebijakan pemerintah pusat yang dilaksanakan sudah pasti memiliki dampak positif ke daerah, termasuk dengan pelaksanaan kegiatan ini," jelas Wakil Bupati Tangerang perempuan pertama.
Berkaitan dengan pelaksanaan retreat, ia mengatakan banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru selain dapat bersilahturahmi bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia.
"Kita mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Seru dan menyenangkan, banyak hal yang saya dapatkan dalam kegiatan ini," tuturnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Fachrul Rozi mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai upaya menciptakan pengelolaan sampah berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkannya pada Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.
"Momen HPSN ini menjadi momentum refleksi dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah yang lebih baik. Kami dari Pemkab Tangerang mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Mari kita mulai dari langkah sederhana, seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan tumbler, dan mengurangi pemakaian plastik sekali pakai," ucarnya.
Dia menyebut, gerakan nyata seperti bank sampah, daur ulang kreatif, dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai harus terus digalakkan.
"Langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar bagi generasi mendatang," tambahnya.
Ia menyampaikan, peringatan HPSN ini bukan hanya sebagai seremoni, tetapi juga momen penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah.
DLHK terus berupaya mendorong kebijakan serta inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat, dunia usaha, dan komunitas peduli lingkungan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan kebiasaan ini, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. Sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi yang bisa kita manfaatkan jika dikelola dengan baik," lanjutnya.
Sebagai informasi, pada puncak peringatan HPSN 2025, DLHK juga memberikan beberapa penghargaan kepada pegiat lingkungan, organisasi dan CSR yang ada di Kabupaten Tangerang sebagai bentuk Apresiasi. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Setelah ditutup untuk dilakukan pemindahan koleksi buku, Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menginformasikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Cikokol sudah kembali dibuka untuk masyarakat umum, dengan waktu operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Kepala DPAD Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengungkapkan, masyarakat umum dapat kembali mengakses layanan ribuan koleksi buku di Perpusda Cikokol Kota Tangerang.
“Perpustakaan Gedung Windu Karya sampai saat ini belum dapat diakses masyarakat. Sehingga, Perpusda Cikokol Kota Tangerang bisa kembali dimanfaatkan lebih dulu,” tutur Engkos, Jumat (28/2/25).
Ia pun menjelaskan, masyarakat Kota Tangerang yang ingin membaca atau meminjam buku, kembali bisa mengunjungi Perpusda Cikokol Kota Tangerang. Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat, dengan menghadirkan fasilitas yang lebih baik ke depannya.
“Dengan kembali dibukanya Perpusda Cikokol Kota Tangerang, diharapkan masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal, sembari menunggu peresmian Gedung Windu Karya sebagai perpustakaan baru di Kota Tangerang,” katanya.
Kata Engkos, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang berdasarkan data terbaru memiliki 46.168 koleksi buku yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat. Mulai dari fiksi sampai nonfiksi, seperti sejarah, biografi, politik, sains, agama, ekonomi dan bisnis, serta masih banyak lainnya yang bisa dibaca di tempat atau dipinjam dengan prosedural tertentu.
Perpustakaan Daerah Kota Tangerang juga dinilai masih cukup diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, terutama anak muda dan pelajar di Kota Tangerang. Saat ini, DPAD Kota Tangerang mencatat terdapat 2.513 anggota yang rutin memanfaatkan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang.
“Tidak hanya itu, fasilitasnya juga terbilang lengkap, selain ribuan buku yang bisa dibaca bebas juga dilengkapi spot baca yang memprioritaskan kenyamanan pengunjung, sehingga sangat cocok untuk dimanfaatkan ruang mengerjakan tugas dan sebagainya,” katanya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menambah Gerai Pelayanan Publik (GPP) di Intermoda Kecamatan Cisauk tahun 2025.
"Ya, rencana kita akan menambah GPP di wilayah timur, yang sebelumnya sudah berjalan di Mal ciputra Kecamatan Panongan," kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aji Januardi Nugroho kepada Tim Diskominfo Senin (24/02/2025).
Gerai Pelayanan Publik ditujukan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya yang memiliki tempat tinggal jauh dari pusat pelayanan agar lebih cepat, mudah, terjangkau, nyaman, dan aman dalam mengurus berbagai keperluan administrasi yang diperlukan.
Rencana tersebut juga merespons antusiasme masyarakat yang datang dan melakukan aktivitas pelayanan publik di GPP Mal Ciputra.
"Nantinya terdapat delapan instansi yang terpadu dalam pelayanan MPP Kabupaten Tangerang yakni Bapenda, BPJS, BPN, DPMPTSP, Dukcapil, Samsat, Kemenag, dan Polres," kata Aji.
Dia menegaskan, untuk launching GPP masih dikoordinasikan oleh Sekda Kabupaten Tangerang kepada Bupati Tangerang yang baru saja dilantik.
"Pastinya tahun ini terealisasikan, namun untuk launching di bulan apa akan kita umumkan kembali," tutup dia.
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mencatatkan sederet prestasi luar biasa di usia ke-32 tahun. Tercatat, Pemkot Tangerang berhasil meraih sederet penghargaan prestisius di tingkat regional sampai nasional dalam setahun terakhir.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Deni Koswara menuturkan, penghargaan tersebut merupakan salah satu bukti konkret dari keberhasilan berbagai terobosan inovatif yang diimplementasikan di berbagai pelayanan publik. Terobosan tersebut direalisaiskan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, sampai birokrasi pemerintahan.
“Di usia ke-32 tahun ini, Kota Tangerang telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan dan melakukan terobosan inovasi yang signfikan. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kemajuan Kota Tangerang yang berdaya saing,” ujar Deni, Jumat (28/2/25).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga memiliki sederet program unggulan untuk mendukung realisasi “3G: Gampang Kerja, Gampang Sekolah dan Berobat, Gampang Sembako” yang menjadi visi-misi besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Periode 2025-2030, Sachrudin-Maryono, yang baru saja dilantik sebagai nakhoda baru bagi pembangunan di Kota Tangerang.
Adapun sederet progam unggulan tersebut meliputi program sekolah swasta gratis, sekolah inklusi, beasiswa pendidikan, kelas pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK), job fair, sampai Gerakan Sembako Murah yang dilaksanakan di semua kecamatan di Kota Tangerang.
“Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga berhasil merealisasikan sederet program inovatif lainnya yang mendapatkan apresiaisi dari banyak pihak, seperti pembangunan Griya Harmoni Warga (GHW), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam, Refuse Derived Fuel (RDF) Rawa Kucing, Ruang Bersama Indonesia (RBI) dan sebagainya,” tambahnya.
Berikut sederet prestasi membanggakan yang diraih Pemkot Tangerang dalam setahun terakhir, di antaranya:
1. Pemerintah Daerah Peraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) 17 Kali Berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 2. Penghargaan Anugerah Pandu Negeri dari Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) Kategori Pemerintah Daerah dengan Kinerja Pemerintahan Memuaskan Tingkat Kota Tahun 2024. 3. Penghargaan Terbaik II Indonesia SDG’s Action Awards dari Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024. 4. Penghargaan Program Kesehatan Jiwa Terbaik dari Kementerian Kesehatan Tahun 2024. 5. Penghargaan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malarian (ATM) Terbaik dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Tahun 2024. 6. Penghargaan Kategori Utama Kemenko PMK Republik Indonesia Bersama BPJS Kesehatan dalam Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024. 7. Penghargaan Anindhita Wistara Data dalam Program Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dari Kementerian Dalam Negeri Tahun 2024. 8. Penghargaan Bhumandala Kanaka Kategori Kota Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Tahun 2024. 9. Penghargaan Pelayanan Publik Terinovatif dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) Tahun 2024. 10. Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Kategori Kesejahteraan Masyarakat Fiskal Sedang Tahun 2024. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang memantau harga bahan pokok di Pasar Modern 8 Suvarna Sutra, Sindang Jaya, Kamis (27/2/25).
Di sela-sela monitoring, Sekda Soma mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga sembako menjelang bulan Ramadan.
"Kami bersama Tim TPID kabupaten untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga sembako menjelang Ramadan serta mempersiapkan langkah-langkah untuk antisipasinya," ungkap Soma.
Soma bersama TPID Kabupaten Tangerang menemukan kenaikan harga cabai merah cukup signifikan yang mencapai Rp100.000 per kilogram. Kenaikan ini sesuai prediksi yang telah dibahas dalam rapat sebelumnya. Sementara itu, harga telur masih relatif stabil, sedangkan harga daging mulai mengalami kenaikan, mengikuti tren di pasar induk.
Lanjutnya, Soma juga mengungkapkan bahwa kunjungannya ke pasar modern ini bertujuan untuk membandingkan harga dan melihat disparitas antara pasar modern dengan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Tangerang.
“Kami ingin memastikan apakah ada perbedaan harga yang mencolok antara pasar modern dan pasar tradisional. Dari hasil pemantauan, memang ada sedikit perbedaan harga antara pasar modern dengan pasar tradisional, terutama untuk komoditas tertentu seperti cabai merah. Namun, ini masih dalam batas wajar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Soma menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok, terutama cabai merah, sudah diperkirakan sebelumnya dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah solusi sehingga inflasi daerah tetap terkendali.
“Kami memahami bahwa kenaikan harga ini bisa berdampak pada daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang untuk mencari solusi agar harga tetap terkendali. Selain itu, kami juga akan mengupayakan operasi pasar jika diperlukan guna menekan lonjakan harga,” tambahnya.
Dia menegaskan, pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang bulan Ramadan, dimana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran," pungkasnya. (Red)