Singkawang, lensafokus.id - Sebuah kisah kejujuran dan integritas yang menginspirasi datang dari Kota Singkawang. Pada tanggal (1/4/2025), seorang warga Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Sui Raya, bernama A. Kholik, menemukan sebuah dompet berisi sejumlah uang di pinggir Hotel Horison Singkawang.
Kejadian ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, karena tindakan A. Kholik yang tidak memilih menyimpan uang tersebut untuk diri sendiri melainkan memilih untuk menyerahkan dompet tersebut kepada petugas hotel.
Menurut keterangan yang diperoleh, A. Kholik sedang berada di sekitar area Hotel Horison Singkawang ketika ia menemukan dompet tersebut. Tanpa ragu, ia segera mengambil dompet itu dan memeriksanya. Setelah mengetahui bahwa dompet tersebut berisi sejumlah uang, ia langsung berinisiatif untuk mencari petugas hotel guna menyerahkan temuan tersebut.
"Saya merasa bahwa uang ini bukan hak saya. Pasti ada seseorang yang sangat kehilangan dompet ini, dan saya ingin membantu mereka mendapatkannya kembali," ujar A. Kholik, saat diwawancarai.
Tindakan A. Kholik ini mendapat apresiasi yang tinggi dari pihak Hotel Horison Singkawang. Salah seorang petugas hotel, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kejujuran A. Kholik.
"Kami sangat terharu dengan tindakan Pak A. Kholik. Kejujuran seperti ini sangat jarang ditemukan. Kami berharap, tindakan beliau dapat menjadi contoh bagi kita semua," kata petugas hotel tersebut.
Selain dari pihak hotel, masyarakat luas juga memberikan pujian kepada A. Kholik. Kisah ini dengan cepat menyebar melalui media sosial, dan banyak orang yang mengungkapkan rasa kagum mereka terhadap kejujuran dan integritas A. Kholik.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah maraknya berita tentang tindakan korupsi dan ketidakjujuran, kisah A. Kholik memberikan secercah harapan dan inspirasi bagi masyarakat.
"Semoga tindakan Pak A. Kholik ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu berbuat baik dan jujur dalam segala hal," ujar salah seorang warga Singkawang.
Pihak Hotel Horison Singkawang saat ini sedang berupaya untuk mencari pemilik dompet tersebut. Mereka berharap, dengan bantuan media dan masyarakat, pemilik dompet dapat segera ditemukan dan dompet tersebut dapat dikembalikan kepada yang berhak.
Kisah A. Kholik ini mengajarkan kita bahwa kejujuran adalah nilai yang tak ternilai harganya. Tindakannya telah membuktikan bahwa masih ada orang-orang baik di sekitar kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat kebersamaan di hari Idul Fitri 1446 H. Hal tersebut dikatakan Bupati Maesyal Rasyid saat Sholat Idul Fitri 1446 H di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin (31/3/2025).
"Mari di momen Idul Fitri ini, kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan mempererat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tangerang yang lebih sejahtera dan berdaya saing," kata Bupati Maesyal Rasyid.
Ia mengatakan, Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Untuk itu, nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan keikhlasan yang telah ditanamkan selama bulan suci harus senantiasa dijaga dan diterapkan.
"Kita telah menjadikan bulan Ramadhan sebagai kawah candradimuka yang membentuk karakter dan pribadi kita menjadi muslim yang lebih bertakwa. Nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan keikhlasan yang telah ditanamkan selama bulan suci harus senantiasa dijaga dan diterapkan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam melanjutkan pembangunan berbasis religiusitas melalui program SANITREN (Sanitasi Berbasis Pesantren) dan ASPONTREN (Asrama Pondok Pesantren).
"Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan keagamaan dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Secara pribadi keluarga, dan pemerintah mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.
Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Amjad dipimpin Ustadz Anis Fuad sebagai imam, sedangkan khotbah disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten KH Bazari Syam.
Khotib menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta terus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Selama satu bulan kita ditempa di Ramadhan, kita harus bisa mempertahankan iman dan Islam kita di 11 bulan ke depan. Menjaga ukhuwah Islamiyah serta terus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," kata KH. Bazari. (Red)
Serang, lensafokus.id – Lapas Kelas IIA Serang melaksanakan Solat Idul Fitri 1446 H/2025 M yang diikuti oleh ratusan warga Binaan dan Para Petugas Lapas.
Bertempat di Lapangan Blok Hunian Warga Binaan Lapas Serang, Ratusan Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas IIA Serang yang beragama islam melaksanakan sholat Idul Fitri 1446 H dengan sangat khusuk, tertib, dan penuh sukacita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Serang Gumilar Budirahayu, Pejabat Struktural Lapas Serang dan jajaran.
Sebelum melaksanakan solat ied, para warga binaan kompak mengumandangkan gema takbir dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Serang Gumilar Budirahayu mengucapkan kepada seluruh warga binaan dan Jajaran Pegawai Lapas Kelas IIA Serang yang telah bersemangat dipagi hari ini untuk melaksanakan solat idul fitri 1446 H tahun 2025 secara berjamaah.
“Hari ini kita melaksanakan solat idul fitri berjamaah, sekaligus pemberian Remisi Khusus Idul Fitri Tahun 2025,” ujarnya.
“Proses pembinaan yang sudah dijalani selama ramadhan memiliki peran penting, disisi lain pemberian Remisi Khusus ini merupakan pengharaan untuk warga binaan sebagai bentuk penghormatan kepada warga binaan sesuai aturan yang berlaku, Lapas merupakan proses belajar untuk kembali ke masyarakat, mereka yang mendapatkan remisi adalah mereka yang telah menunjukan prilaku yang positif serta baik selama menjalani masa pidana,” tambahnya.
Kalapas juga menambahkan bahwa tujuan utama pemasyarakatan yaitu membentuk individu yang lebih baik.
“Adapun warga binaan yang mendapatkan Remisi I sebanyak 564, sedangkan Remisi II sebanyak 3 orang,” tutur Kalapas Serang.
Sebelumnya, Pelaksanaan remisi secara simbolis telah dilaksanakan berbarengan dengan hari raya nyepi tahun 2025.(Cecep)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang (Wabup) Intan Nurul Hikmah mengunjungi RSUD Kabupaten Tangerang dan RSUD Pakuhaji menjelang hari raya Idul Fitri 1446H, Sabtu (29/03/25).
Di sela-sela kunjungannya, Wabup Intan mengatakan bahwa dirinya berbagi tugas dengan Bupati untuk mengunjungi RSUD milik Pemkab Tangerang. Kunjungannya tersebut selain untuk melihat kesiapan pelayanan kedua RSUD tersebut dalam menghadapi hari raya Idul Fitri, juga memberikan dukungan semangat kepada para pasien yang dirawat pada kedua rumah sakit daerah.
"Hari ini saya dan Pak Maesyal Rasyid berbagi tugas mengunjungi rumah sakit daerah. Pak Bupati mengunjungi Balaraja dan Rumah Sakit Tigaraksa. Tujuan kunjungan kita ini untuk menyemangati saudara-saudara kita yang dirawat apalagi mendekati hari raya Idul Fitri," ungkap Wabup Intan.
Ia mengungkapkan bahwa keluhan pasien di kedua RSUD yang dikunjungi adalah sama, banyak para pasien minta untuk pulang paksa karena ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Untuk itu, dia pun menghimbau para pasien untuk tidak memaksakan diri pulang dan tetap mengikuti saran pihak rumah sakit sampai kondisi benar-benar memungkinkan.
"Kami tadi juga mengimbau kepada para pasien yang ingin pulang paksa karena merayakan lebaran di rumah, stay aja dulu sampai benar-benar pulih," ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa kesiapan pelayanan RSUD Tangerang dan RSUD Pakuhaji sudah baik, baik dalam hal pelayanan maupun kesiapan kegawatdaruratan yang tetap buka 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.
"Masing-masing dirut ini menyesuaikan jadwal piket, yang pasti itu IGD yang harus buka 24 jam, gak ada liburnya. Dan pelayanan lain nanti buka mulai tanggal 3 sudah melayani pasien," ungkapnya.
Sementara Maulana salah satu pasien yang merupakan warga Kecamatan Pakuhaji mengaku mendapatkan pelayanan yang ramah dan cepat di RSUD Pakuhaji.
"Pelayanannya ramah cepet juga ngga bertele-tele, katanya sih sekarang mah pemimpin rumah sakitnya orang sini juga, orang Pakuhaji," kata Maulana.
Maulana menambahkan, sebelum ada RSUD Pakuhaji, ia harus berobat ke RSUD Tangerang yang jaraknya lumayan jauh.
"Sudah jauh kadang kamarnya penuh harus nunggu lagi lama kalau sekarang mah di sini di RSUD Pakuhaji cepet," tutup Maulana. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan ke sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Tangerang, menjelang libur panjang Lebaran 2025, Sabtu (29/3/25).
Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa hari ini harus berbagi tugas meninjau RSUD yang ada di Kabupaten Tangerang. Kunjungannya di RSUD Tigaraksa dan RSUD Balaraja dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah di RSUD Tangerang dan RSUD Pakuhaji. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan pelayanan rumah sakit tetap optimal selama libur lebaran.
Ia juga menandaskan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan tetap berjalan meskipun dalam masa libur nasional. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh tenaga kesehatan tetap semangat salam bertugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Saya meminta kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas untuk tetap semangat dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Meskipun ini adalah hari libur, tugas ini merupakan bagian dari pengabdian dan amal ibadah yang sangat bernilai," pinta Bupati Mesyal Rasyid.
Dalam kunjungannya tersebut, ia menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien yang sedang dirawat. Ia berdialog aspek apa saja yang perlu diperbaiki. Selain itu. dia memberikan semangat dan memastikan seluruh pasien yang dirawat bisa mendapatkan pelayanan yang baik
"Saya bertanya langsung kepada pasien tentang bagaimana pelayanan yang diberikan. Alhamdulillah, mereka menyampaikan bahwa pelayanan yang diterima sudah memuaskan, tenaga medis merespons dengan cepat, dan proses perawatan berjalan baik," jelasnya.
Selain meninjau fasilitas dan pelayanan medis, Bupati juga memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan semangat kepada pasien yang sedang dirawat pada kedua rumah sakit pemerintah tersebut.
"Kami ingin berbagi rasa dengan para pasien. Ini adalah bentuk dukungan moral agar mereka tetap semangat untuk sembuh. Alhamdulillah, bantuan ini diterima dengan baik," tambahnya.
Di akhir kunjungannya, pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pegawai RSUD atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di saat libur panjang hari raya.
"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tenaga kesehatan di RSUD Tigaraksa, RSUD Balaraja, RSUD Pakuhaji, dan RSUD Tangerang. Tetap semangat dalam melayani masyarakat, karena kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kita," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pada Sabtu (29/03/2025), sekitar pukul 14.15 WIB, terjadi kebakaran di Kampung Cisoka Rt. 003/001 Desa Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.
Kebakaran tersebut menyebabkan 2 orang meninggal dunia, yaitu seorang ibu YULA TIARA PASARIBU (25 tahun) dan anaknya JULIUS SIMANJUNTAK yang berumur (9 bulan).
Kronologi kejadian menurut saksi Robi Rizka, kebakaran tersebut terjadi ketika seseorang yang diketahui baru 2 bulan mengontrak kios untuk usaha bengkel sekaligus penjual bensin eceran, Fendi Simanjuntak (35 Tahun) sedang melakukan service kendaraan sepeda motor milik konsumen.
Saat itu menurut saksi terlihat percikan api keluar dari bawah motor yang membuat korban panik dan nahas saat menggeser motor itulah Fendi Simanjuntak menabrak rak yang berisi botol bensin untuk dijual tersebut.
Kemudian Rak tersebut terjatuh bersama botol yang berisi bensin lalu tak bisa dihindarkan api langsung menyambar tumpahan dari bensin itu sehingga membesar dan merambat ke bangunan kios bengkel usahanya.
Kerugian materil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah).
Tim pemadam kebakaran dari Pos 1 Cisoka Kabupaten Tangerang segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Upaya penanggulangan kebakaran tersebut berlangsung selama kurang lebih 1 jam, hingga api dapat dipadamkan di bantu Pihak berwenang, termasuk Kapolsek Cisoka IPTU Anggio Pratama T.,S.Tr.K.,M.Si. beserta jajaran anggota Polsek Cisoka Polresta Tangerang.
Selanjutnya pihak kepolisian Polresta Tangerang Polda Banten sudah melakukan evakuasi terhadap jenazah dan dibawa ke RSUD untuk dilakukan identifikasi bersama dokter.
Sebelumnya sudah dilakukan olah TKP bersama unit identifikasi Satreskrim. Perihal penyebab kebakaran sedang didalami oleh pihak unit identifikasi.
Untuk meringankan duka keluarga, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono.,SIK.,MM. Melalui kasat reskrim Kompol Arief Nazaruddin Yusuf dan Kapolsek Cisoka telah memberikan santunan. (Lingga)