Banten

Banten (4802)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka pelatihan Emak-Emak Melek Teknologi (Matic). 

Sebanyak 90 emak-emak mengikuti program pelatihan yang digelar pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Tiktok by Tokopedia dalam menginisiasi program Emak-Emak Matic (Melek Teknologi) di kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi kegiatan pelatihan ini yang merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Pemkab Tangerang, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Tiktok by Tokopedia. 

"Atas nama pemerintah daerah saya apresiasi atas terselenggaranya program ini, sehingga ibu rumah tangga dapat memanfaatkan teknologi guna mendapatkan penghasilan tambahan," ungkap Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah saat membuka pelatihan di Vega Hotel Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (14/03/2025)

Menurut Intan, tidak dipungkiri bahwa kesetaraan gender dan perempuan saat ini belum sepenuhnya tercapai. Dapat dilihat dari berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, politik dan pemerintahan. Jumlah perempuan di kabupaten Tangerang yang saat ini terdata dalam Serikat PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) sebanyak 545 perempuan.

Dia berharap melalui kegiatan pelatihan ini, kaum perempuan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatakan kesejahteraannya

"Berharap dengan adanya pelatihan kali ini, perempuan dapat memanfaatkan sektor ekonomi kreatif berbasis digital sehingga perekonomiam emak-emak dapat meningkat," ujarnya.

Sementara itu, Rida, salah satu peserta pelatihan Emak-Emak Matic menuturkan sangat antusias dan menambah ilmu baru sektor pemanfaatan teknologi digital.

"Pelatihan yang sangat bermanfaat, terutama kami (Emak-Emak) yang awalnya hanya sebagai konsumsi teknologi, dengan hadirnya program pelatihan ini kita dapat memanfaatkan dan menjadi nilai ekonomi keluarga," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menghadiri acara Dialog Silaturahmi dan Buka Bersama Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Tangerang Youth Center (TYC) di Café Joglo Ardes, Tigaraksa, Jumat (14/3/25). 

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Dialog Silaturahmi dan Buka Bersama Anak Yatim yang mengangkat tema "Merefleksikan Aktivis Pemuda Tangerang Demi Terwujudnya Tangerang yang Maju dan Berdaya Saing. Menurutnya, berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di bulan suci Ramadan adalah sebuah amal yang luar biasa.

"Saya atas nama pemerintah daerah bersama jajaran pemerintahan mengapresiasi dan berterima kasih kepada Tangerang Youth Center yang terus berkomitmen untuk peduli terhadap anak yatim. Di bulan suci ini, berbagi dengan mereka merupakan kewajiban yang harus kita agendakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama," ujar Bupati Mesyal.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengatasi berbagai persoalan utama yang dihadapi, seperti pendidikan, kesehatan, pengangguran, dan kemiskinan.

"Dukungan dan sinergitas dengan berbagai elemen seperti unsur kepemudaan, keagamaan, kemasyarakatan maupun akademisi bersama pemerintah daerah diharapkan dapat mengatasi  keempat permasalahan ini," tambahnya.

Bupati berharap pemuda juga harus mampu menjadi pelopor dan penggerak pembangunan di Kabupaten Tangerang. Maju bersama dan mampu menyeleraskan langkahnya dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing.

Sementara itu, Pembina Tangerang Youth Center, Riyan Hidayat, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Tangerang terhadap pemuda dan masyarakat.

"Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang memiliki Bupati yang begitu responsif dan peduli terhadap masyarakatnya. Tidak semua kepala daerah memiliki kepekaan seperti ini. Kami sengaja mengemas kegiatan ini dengan santunan anak yatim, karena dalam ajaran Islam, anak yatim memiliki kedudukan yang mulia dan harus selalu diperhatikan," ungkap Riyan.

Ia juga berharap agar pemerintah daerah dapat terus bersinergi dengan pemuda untuk mengawal pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang lebih maju dan berdaya saing.

"Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi para aktivis, tetapi juga memiliki nilai sosial yang ingin kita perjuangkan bersama. Kami bersyukur Bupati Tangerang mau merangkul pemuda dan berbaur dengan mereka. Kami berharap ke depan, pemerintah semakin memaksimalkan potensi pemuda untuk kemajuan daerah," tutupnya.

Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan, diisi dengan dialog interaktif antara Bupati, pemuda, dan anak-anak yatim, serta ditutup dengan buka puasa bersama. Hadir pula pada acara tersebut Sekretaris Daerah dan perwakilan kepala OPD. (Red)

Lebak, lensafokus.id - Dalam rangka mempererat sinergi antara Polri dan media, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., menggelar buka puasa bersama dengan Media dan Santunan Anak Yatim di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak, Kamis (13/3/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi serta meningkatkan komunikasi antara Polri dan media, mengingat peran strategis insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

IMG 20250313 WA0064

Dalam sambutannya, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, SIK, MH menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada insan pers atau Awak Media yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif dan membangun.

“Kami sangat menghargai peran serta rekan-rekan media dalam membantu Polri menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Sinergi ini harus terus terjalin demi menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif,” ujar Zaki.

Tak hanya sekadar berbuka puasa, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan media, memperkuat hubungan yang harmonis serta membangun kepercayaan antara kedua pihak.

“Polri dan media memiliki peran penting dalam membangun opini yang positif di masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, kolaborasi kita semakin erat dan terus berlanjut dalam berbagai program ke depan,” tambahnya.

Para Awak Media yang hadir pun mengapresiasi inisiatif ini. Mereka menilai bahwa sinergi antara Polri dan media semakin kuat, menciptakan hubungan yang lebih harmonis demi kepentingan masyarakat luas.

Sebagai mitra strategis, media diharapkan terus berkontribusi dalam menyebarkan informasi berkualitas serta mengajak masyarakat untuk mendukung dan memahami tugas-tugas kepolisian. Dengan demikian, hubungan baik antara Polri dan media akan semakin kokoh demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, SIK, MH memberikan Santunan kepada Anak Yatim yang hadir.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lebak, RA Sudrajat, yang turut hadir dalam acara ini, mengapresiasi inisiatif Polres Lebak dalam menggelar kegiatan sosial ini.

“Kami menyambut baik acara ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Sinergi antara kepolisian dan media sangat penting dalam menjaga kondusivitas serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” kata RA Sudrajat.(Cecep)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan kualitas kebersihan Kota Tangerang di seluruh elemen.

Kali ini, DLH Kota Tangerang melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, dalam rangka membahas nota kesepahaman guna mengoptimalkan program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) atau Sekolah Adiwiyata.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, program ini disambut baik oleh Kepala Kemenag Kota Tangerang beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, DLH Kota Tangerang mengajak madrasah-madrasah di Kota Tangerang untuk berpartisipasi dalam program Sekolah Adiwiyata.

"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa serta tenaga pendidik dalam menjaga lingkungan sekolah yang bersih, hijau dan berkelanjutan," ungkap Wawan, Kamis (13/3/25).

Ia pun menjelaskan, melalui program ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter peduli lingkungan bagi generasi penerus bangsa.

Hingga November 2024, jumlah sekolah berstatus Adiwiyata di Kota Tangerang adalah 447 sekolah. Terperinci, 77 sekolah Adiwiyata Tingkat Kota, 250 sekolah Adiwiyata Provinsi Banten, 85 sekolah Adiwiyata Nasional, 35 sekolah Adiwiyata Mandiri.

"Maka, harapannya dengan kerja sama dengan Kemenag Kota Tangerang, jumlah sekolah berstatus Adiwiyata di Kota Tangerang akan terus meningkat. Sehingga, penerapan Kota Hijau di Kota Tangerang akan terus merata," katanya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melaksanakan patroli penegakan Peraturan Daerah (Perda) di sejumlah wilayah pada Rabu (12/03/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum serta menindak pelanggaran yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menjelaskan bahwa patroli kali ini difokuskan pada penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan bahu jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas umum dapat digunakan sebagaimana mestinya dan tidak menghambat mobilitas warga.

"Kami terus melakukan patroli rutin guna memastikan Perda yang berlaku di Kabupaten Tangerang dipatuhi oleh masyarakat. Penertiban ini bukan sekadar menindak pelanggar, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan ketertiban umum," ujarnya.

Selain melakukan penertiban, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menaati peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Agus menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif agar masyarakat memahami pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada sejumlah PKL yang melanggar aturan dengan berjualan di area terlarang. Para pedagang diminta untuk tidak menempatkan dagangannya di pinggir jalan atau trotoar karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan menghambat pejalan kaki.

Agus menerangkan, Satpol PP juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai lokasi-lokasi yang diperbolehkan untuk berjualan. Hal ini dilakukan agar para PKL tetap bisa menjalankan usaha mereka tanpa melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

"Kami tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah, tetapi mereka harus mematuhi aturan yang ada. Trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara berjualan di bahu jalan dapat membahayakan keselamatan para pedagang sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Patroli ini juga diharapkan agar dapat dilaksanakan oleh Trantib kecamatan di wilayah tugasnya masing-masing. Hal tersebut demi terciptanya Kabupaten Tangerang yang tertib," ucapnya.

Dirinya menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan kondusif bagi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan pendekatan persuasif kepada para PKL agar mereka dapat beradaptasi dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan kebersihan kota. Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin Kabupaten Tangerang bisa menjadi daerah yang lebih nyaman, aman, dan tertib," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Tim Taraweh Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengunjungi rumah ibadah yang sedang dalam proses pembangunan, Masjid Al-Barkah, Kampung Rancabalong, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Rabu (12/3/2025) malam. Tim Tarling Pemkab yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Soma Atmaja ini sekaligus untuk memberikan bantuan pembangunan masjid tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi tahunan yang telah dilaksanakan Pemkab Tangerang selama puluhan tahun. Proses pembangunan, Masjid Al-Barkah ini menjadi bukti bahwa masyarakat sangat peduli terhadap keberadaan rumah ibadah.

"Ini adalah bukti bahwa masyarakat di sini bergerak bersama-sama untuk mewujudkan masjid yang luar biasa, yang kelak akan menjadi pusat peradaban bagi masyarakat sekitar," ujar Soma Atmaja

Kata dia, Masjid Al-Barkah, yang sedang dalam tahap pembangunan menjadi simbol semangat dan kebersamaan masyarakat setempat. Soma menambahkan, bantuan Pemkab Tangerang yang diberikan ini sebagai stimulan untuk mempercepat pembangunan masjid tersebut.

“Seperti biasa, ini sebagai bagian dari komitmen Pemkab Tangerang untuk mendukung pembangunan masjid dan fasilitas keagamaan lainnya di wilayah ini,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan, Soma mengatakan tarawih keliling juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat. Dalam suasana santai, Soma Atmaja berbincang dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kecamatan Cisoka dan Desa Cisoka.

Lebih jauh, dia juga mengatakan kunjungan Tim Tarling Pemkab Tangerang ini adalah untuk membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Ia berharap agar kemestri antara masyarakat dan pemerintah daerah, serta antara ulama dan masyarakat, terus terjalin dengan baik.

"Kami ingin memastikan bahwa komunikasi terus berjalan, dan setiap aspirasi dari masyarakat bisa kami dengar langsung. Kami juga berharap agar kerjasama antara masyarakat dan ulama tetap terjaga, karena itu adalah kunci keberhasilan dalam membangun peradaban di daerah ini,” tambahnya.

Pihaknya berharap pembangunan Masjid Al-Barkah dapat berjalan lancar dan segera selesai, sehingga dapat menjadi pusat ibadah dan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat sekitar.

"Pembangunan masjid yang berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cisoka," pungkasnya. (Red)4

Page 8 of 481